Lamine Yamal menegaskan bahwa dirinya enggan "memohon" kepada para jurnalis untuk memilihnya sebagai pemenang Ballon d'Or berikutnya. Menanggapi komentar dari Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé, bintang muda FC Barcelona yang baru saja membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia musim panas ini menilai bahwa ia tidak perlu melakukan kampanye.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut Lamine Yamal dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Feyenoord, penentuan penghargaan tersebut sepenuhnya berada di tangan para pemilih. "Pertama, cela tidak bergantung pada saya, tetapi pada Anda. Saya pikir saya telah melakukan pekerjaan luar biasa bersama Barça dan tim nasional," ujar pemain berusia 19 tahun itu.
Yamal menambahkan bahwa dirinya bangga dengan pencapaian yang telah diraihnya sepanjang musim ini. "Kami telah menjadi juara dunia, kami memenangkan La Liga untuk kedua kalinya, saya tidak bisa meminta lebih banyak lagi!" ungkapnya.
Sebagai peraih posisi kedua pada tahun 2025, pemain bernomor punggung 10 di Barcelona itu mengakui dirinya layak masuk jajaran kandidat utama bersama Mbappé, Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan Harry Kane. Namun, ia memastikan tidak akan merendahkan diri demi mendapatkan dukungan suara.
Terkait pilihan tiga pemain terbaik versi Ousmane Dembélé yang lebih menjagokan pemain Paris Saint-Germain, Yamal menanggapinya dengan nada santai dan sedikit candaan. "Dembélé adalah pemenang tahun lalu, dan dia adalah teman Kylian, bukan? Jujur saya tidak terlalu peduli," kata Yamal.
Meskipun demikian, Yamal tetap menghormati pandangan rekan seprofesinya tersebut. "Karena saya sering berhadapan dengan mereka, mungkin mereka tidak terlalu menyukai saya. Tetapi saya sangat akrab dengan Ousmane dan saya mengerti mengapa ia memasukkan pemain lain ke dalam Top 3 miliknya," tutup Yamal.