Prancis mengalami situasi tegang di dalam ruang ganti. Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam saat jeda babak pertama semifinal Piala Dunia 2026. Prancis sedang tertinggal dua gol tanpa balas dari Spanyol.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Ousmane Dembélé mencoba membakar semangat tim. Pemenang Ballon d'Or 2025 itu berbicara lantang di depan rekan-rekannya. Menurut laporan L'Equipe, dia mengkritik cara Prancis melakukan tekanan ke lawan. Ousmane Dembélé menilai skema "pressing" tim tidak terkoordinasi dengan baik.
Tindakan tersebut tidak diterima dengan baik oleh semua pihak. Pidato Ousmane Dembélé justru membuat kesal beberapa rekan setimnya. Berdasarkan kesaksian di internal tim, mereka merasa Ousmane Dembélé hanya marah ketika dirinya sendiri mengalami kesulitan di lapangan, bukan karena kondisi tim secara umum.
Prancis sudah tertinggal sejak menit ke-22. Mikel Oyarzabal mencetak gol pertama Spanyol melalui titik penalti. Prancis gagal bangkit pada babak kedua. Pedro Porro kemudian menggandakan keunggulan Spanyol pada menit ke-58.
Kekalahan ini mengubah rute kedua tim. Spanyol melaju ke babak final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Argentina pada Minggu malam. Sementara itu, Prancis harus puas bertanding memperebutkan tempat ketiga melawan Inggris pada Sabtu malam.