Didier Deschamps boleh tersenyum lebar. Sang pelatih memilih untuk mempertahankan formasi 4-2-3-1. Padahal, banyak pihak memperkirakan taktik ini akan dibuang untuk fase gugur. Kini, trio lini serang Prancis menjadi bahan pembicaraan dunia setiap kali mereka bertanding.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kylian Mbappe kembali mencetak gol. Ousmane Dembele juga menyumbang satu gol. Prancis berhasil mengalahkan Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final Piala Dunia. Statistik kedua pemain ini terus menunjukkan performa yang mengesankan.
Kylian Mbappe kini mengoleksi delapan gol dan tiga umpan matang. Ousmane Dembele menyusul dengan lima gol dan dua umpan matang. Sementara itu, Michael Olise sudah menorehkan lima umpan matang. Olise tetap menebar ancaman konstan lewat akurasi operan dan ruang tembak meski tidak bermain maksimal melawan Maroko.
Pemain keempat di lini serang tidak menjadi masalah besar. Prancis memiliki opsi penyerang yang tajam. Desire Doue sudah mencetak satu gol. Di sisi lain, Bradley Barcola juga telah mengemas dua gol sepanjang turnamen ini.
Berdasarkan data terkini, statistik Kylian Mbappe menjadi yang paling menyita perhatian. Golnya ke gawang Maroko membuat dia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang terlibat dalam 100 gol untuk Timnas Prancis. Angka tersebut merupakan gabungan dari jumlah gol dan umpan matang.
Kylian Mbappe kini telah mengoleksi total 20 gol di ajang Piala Dunia. Sebanyak 11 gol di antaranya dia cetak pada babak fase gugur. Catatan ini membuktikan ketajaman sang penyerang di kompetisi tertinggi.
Menurut para pengamat, lawan hampir mustahil menerapkan strategi khusus untuk menghentikan Kylian Mbappe. Prancis beruntung karena memiliki penyerang lain seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, dan Desire Doue. Mereka semua memiliki senjata penyerangan yang berbeda.
Tantangan besar kini berada di tangan calon lawan Prancis berikutnya, antara Spanyol atau Belgia. Mereka harus menemukan cara untuk meredam lini serang Prancis. Sejauh ini, belum ada satu pun tim yang mampu menghentikan produktivitas gol Prancis di Piala Dunia 2026.