Allez Paris - Dembélé Allez Paris - Dembélé
/home / internasional / Aksi Gemilang Ousmane Dembele:...
INTERNASIONAL

Aksi Gemilang Ousmane Dembele: Hattrick untuk Prancis Lawan Norwagia

Ousmane Dembele merayakan gol hattrick saat membela timnas Prancis melawan Norwagia di Piala Dunia

Ousmane Dembele merayakan gol hattrick saat membela timnas Prancis melawan Norwagia di Piala Dunia

Saat wasit meniup peluit tanda babak pertama usai, Ousmane Dembele langsung berlari menuju ruang ganti. Beberapa rekan setimnya mengikuti dari belakang. Itu adalah tanda bahwa sang penyerang telah melakukan segalanya dengan cepat di paruh pertama, menjadi teladan nyata bagi rekan-rekannya di lapangan.

Berdasarkan catatan statistik, keraguan atas produktivitasnya yang minim bersama tim nasional Prancis seolah terkikis setelah mencetak gol dan assist saat melawan Irak awal pekan lalu. Kali ini, semua keraguan itu runtuh sepenuhnya. Dengan kelincahan yang membuat segalanya tampak mudah, Dembele sukses mencetak hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari pemain Austria, Erich Probst, yang membukukan tiga gol dalam 24 menit melawan Cekoslowakia pada tahun 1954.

Menurut laporan pertandingan, penyerang Paris Saint-Germain tersebut hanya membutuhkan waktu 32 menit untuk melesakkan tiga gol ke gawang Norwagia. Catatan ini luar biasa mengingat dalam 61 penampilan sebelumnya sejak 2016, ia hanya mengoleksi delapan gol. Pada laga ke-62 ini, ia bahkan bisa saja mencetak lebih banyak gol, namun ia memilih untuk tidak egois di depan gawang.

Setelah menerima umpan matang dari Michael Olise, Dembele justru memilih mengoper bola kepada Kylian Mbappe meski peluang mencetak gol keempat terbuka lebar. Langkah tersebut gagal membuahkan hasil, namun ia tidak menyesalinya. Tugas utamanya telah selesai lebih awal, sekaligus memberikan sedikit napas bagi bek Norwagia, Fredrik Bjorkan, yang akhirnya diganti saat jeda babak pertama.

Pertunjukan dimulai sejak menit ketujuh. Fredrik Bjorkan terkecoh oleh gerak tipu pertama Dembele, yang diselesaikan dengan tembakan keras kaki kanan untuk mengubah skor menjadi 1-0. Menggunakan kaki kanan atau kiri bukan masalah bagi pemain berusia 29 tahun ini ketika ia berada dalam ritme permainan terbaiknya.

Sebelum laga melawan Irak, Kylian Mbappe sempat menjelaskan bahwa koneksi antar pemain tidak hanya dinilai dari umpan langsung, melainkan juga dari pergerakan dan ruang yang diciptakan untuk rekan setim. Semua itu terlihat nyata di lapangan. Sang kapten bekerja keras membuka ruang tanpa bola dan memberikan dua umpan matang pertama yang dituntaskan Dembele menjadi gol kedua pada menit ke-20.

Itu merupakan dwigol pertamanya di ajang Piala Dunia, sekaligus menandai momentum pertama kalinya ia mencetak gol dalam dua laga beruntun untuk Les Bleus. Namun, perayaan gol yang sedikit berlebihan di depan bangku cadangan sempat membuat barisan pertahanan Prancis lengah, membuat Norwagia langsung memperkecil kedudukan menjadi 2-1 semenit berselang.

Gol ketiga sang penyerang kembali mengingatkan publik pada performa apiknya bersama klub. Ia mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri yang akurat untuk mengubah papan skor menjadi 3-1 pada menit ke-32. Ia merayakan gol tersebut dengan meniru gaya selebrasi Khvicha Kvaratskhelia.

Dembele akhirnya ditarik keluar pada menit ke-65 saat Prancis mulai mengendurkan tempo permainan. Usai laga, ia memberikan pernyataan kepada media M6. "On se comprend mieux donc c'est bien, il faut continuer. C'était un match important pour terminer premiers du groupe, on veut tous les gagner et on va rester concentrés parce que ce qui va venir va être encore plus difficile," ujar Dembele terkait chemistry tim yang kian membaik.

Keberhasilan hattrick ini terbilang luar biasa mengingat ia menutup babak pertama dengan angka harapan gol (expected goals) yang hanya sebesar 0,19. Hal ini membuktikan efektivitas luar biasa dari sang pemain di lini serang. Bermain di sisi kanan, ia terbukti sama tajamnya saat ditempatkan sebagai penyerang tengah seperti di Paris Saint-Germain.

Meski tampil gemilang, Dembele sempat menunjukkan wajah gusar di hadapan media di area mixed zone. Saat merayakan gol keduanya, ia sempat membuat gestur tangan yang mengisyaratkan agar kritik tidak terlalu banyak bicara. Tampaknya, ia masih memendam kekecewaan atas kritik tajam yang diterimanya setelah performa kurang maksimal di laga pembuka turnamen melawan Senegal.

// TOPICS
#ousmane_dembele #timnas_prancis #piala_dunia_2026 #hasil_pertandingan #kylian_mbappe #sepak_bola_internasional
Tim Jurnalis Khusus Ousmane Dembélé & PSG

Redaksi Allez Paris - Dembélé terdiri dari jurnalis berpengalaman yang berdedikasi mengikuti setiap langkah Ousmane Dembélé dan Paris Saint-Germain. Dari debut di Rennes, bersinar di Barcelona, hingga menjadi andalan PSG dan timnas Prancis, kami hadir untuk para penggemar yang ingin mendapatkan berita terbaru, analisis mendalam, dan laporan eksklusif tentang perjalanan karier bintang sayap Prancis ini.